News  

GP Ansor Maros Launching Rumah Moderasi-Demokrasi pada Malam Pergantian Tahun

Walai.id, Maros – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Maros meluncurkan Rumah Moderasi-Demokrasi pada malam pergantian tahun sebagai langkah strategis dalam memperkuat nilai persatuan, moderasi, dan demokrasi di tengah masyarakat, pada Rabu, 31/12/2025.

Peluncuran ini menjadi simbol komitmen GP Ansor Maros untuk terus hadir dan berkontribusi dalam menjaga keutuhan bangsa serta memperjuangkan hak-hak warga negara secara berkelanjutan.

Momentum pergantian tahun dipilih sebagai penanda lahirnya ruang baru yang diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran, dialog, dan partisipasi publik.

Rumah Moderasi-Demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai bangunan fisik, tetapi sebagai ruang normatif yang berlandaskan nilai-nilai luhur kebangsaan, sekaligus ruang praktis bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rumah Moderasi-Demokrasi dihadirkan sebagai pusat aktivitas edukatif dan sosial yang menjunjung tinggi prinsip demokrasi inklusif. Di dalamnya, setiap suara dipandang memiliki makna, setiap kelompok mendapatkan ruang yang setara, serta perbedaan diposisikan sebagai kekuatan yang memperkaya kehidupan sosial, bukan sebagai ancaman yang memecah belah.

Baca Juga :  SDN 15 Jawi-Jawi Gelar Program “Ramadhan Berbagi”, Salurkan Air Minum ke Masjid

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Maros, Abustan, menyampaikan bahwa salah satu pilar utama dari Rumah Moderasi-Demokrasi adalah pendidikan moderasi dan demokrasi bagi masyarakat. Menurutnya, pendidikan tersebut menjadi strategi krusial dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menghargai perbedaan di tengah pluralitas bangsa Indonesia.

“Upaya ini sangat penting untuk menanamkan pemahaman bahwa perbedaan adalah keniscayaan yang harus disikapi dengan sikap saling menghormati,” ujar Abustan dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa melalui pendidikan yang terstruktur dan partisipatif, masyarakat diajak untuk memahami makna demokrasi secara lebih utuh. Demokrasi yang sehat, lanjutnya, tidak hanya diukur dari pelaksanaan pemilihan umum, tetapi juga tercermin dalam sikap sehari-hari, seperti kemampuan berdialog secara konstruktif, menghargai pendapat orang lain, serta memiliki komitmen bersama untuk membangun masa depan yang adil dan berkeadaban.

Baca Juga :  SDN 15 Jawi-Jawi Gelar Program “Ramadhan Berbagi”, Salurkan Air Minum ke Masjid

Abustan berharap kehadiran Rumah Moderasi-Demokrasi dapat menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan kebangsaan, dan memperkuat semangat persaudaraan lintas latar belakang. Ia menegaskan bahwa GP Ansor Maros berkomitmen menjadikan rumah ini sebagai pusat penguatan nilai-nilai kebangsaan yang relevan dengan tantangan zaman.

Dengan diluncurkannya Rumah Moderasi-Demokrasi, GP Ansor Maros menegaskan perannya sebagai organisasi kepemudaan yang aktif mengambil bagian dalam memperkokoh fondasi demokrasi di Indonesia. Kehadiran rumah ini diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik dalam membangun ruang-ruang partisipatif yang mendorong keterlibatan masyarakat secara luas.

Peluncuran yang dilakukan pada malam pergantian tahun tersebut juga dimaknai sebagai pesan simbolik bahwa perubahan positif harus dimulai dari langkah-langkah nyata. GP Ansor Maros ingin menegaskan bahwa memasuki tahun baru, semangat persatuan, moderasi, dan keadilan sosial harus terus dirawat dan diperjuangkan demi terwujudnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan berkelanjutan.