Walai.id, Jakarta – Kemudahan masyarakat mengakses platform kecerdasan artifisial (AI) mendorong perlunya penguatan literasi digital agar teknologi tersebut digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengungkapkan bahwa platform AI kini semakin populer di berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak. Ia mengingatkan, penggunaan AI tanpa pendampingan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif.
“Yang kita takutkan bukan anak-anak makin cerdas dengan AI, tapi justru brain rot karena otaknya tidak digunakan secara optimal dan semuanya mengandalkan AI,” kata Nezar saat menerima perwakilan Indonesia AI Institute di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (06/11/2025).
Nezar menekankan pentingnya literasi kepada orang tua dan guru untuk mencegah anak mengalami ketergantungan terhadap teknologi AI. Ia juga mengapresiasi langkah Indonesia AI Institute yang aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait risiko penggunaan AI.
Menurut Nezar, kolaborasi antara Kemkomdigi dan Indonesia AI Institute akan memastikan Indonesia tidak hanya memiliki talenta digital di bidang kecerdasan artifisial, tetapi juga masyarakat yang mampu memanfaatkan AI secara bijak.
Kemkomdigi sendiri memiliki sejumlah program pengembangan AI, salah satunya AI Talent Factory yang bertujuan mencetak talenta digital berstandar global serta menyediakan ekosistem riset untuk menghasilkan produk berdaya saing internasional.
“Tujuan kita menyiapkan talenta AI yang global standard sekaligus mendorong mereka menjadi developer, bukan sekadar user. Untuk itu ekosistem pendukung juga harus disiapkan,” ujarnya.
Selain menyiapkan talenta, pemerintah juga tengah memperkuat regulasi agar pemanfaatan AI berjalan etis dan bertanggung jawab. Kemkomdigi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial sebagai pedoman bagi platform AI untuk mematuhi regulasi nasional seperti UU ITE dan UU PDP.
Regulasi tersebut akan dilengkapi dengan Peta Jalan AI Nasional dan Peraturan Presiden tentang Etika AI yang sedang dalam proses penyusunan.