News  

Tahun 2023, Pemerintah Akan Merekrut 572.496 ASN

Walai.id, Nasional – Pemerintah telah menetapkan rencana merekrut sebanyak 572.496 aparatur sipil negara (ASN) nasional pada tahun 2023 (data per 1 Agustus 2023), Jakarta 04/07/2023.

Dari total jumlah tersebut, 78.862 formasi akan dialokasikan untuk instansi pemerintah pusat, sementara 493.634 formasi akan dialokasikan untuk pemerintah daerah.

Dari seluruh formasi CASN untuk pemerintah pusat, 28.903 untuk CPNS dan 49.959 untuk PPPK. Adapun di pemerintah daerah, terdapat alokasi khusus sebanyak 296.084 PPPK Guru, 154.724 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 42.826 PPPK Teknis.

Proses seleksi akan dimulai pada September 2023, sebagaimana diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.

Baca Juga :  Menteri Rosan Dorong UMKM Naik Kelas, 10 Kerja Sama Rp58,7 Miliar Ditandatangani

Menteri Anas menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara adil tanpa adanya nepotisme. Tujuan dari perekrutan ASN adalah untuk menghasilkan kinerja yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Selain itu, dalam rekrutmen ASN 2023, pemerintah juga ingin memberi kesempatan bagi talenta digital dan data scientist. Selain itu, ada kebijakan untuk mengurangi rekrutmen pada formasi yang terdampak oleh transformasi digital.

Rekrutmen ASN juga diarahkan untuk membantu menyelesaikan penataan tenaga non-ASN atau yang sering disebut tenaga honorer. Saat ini, terdapat sekitar 2,3 juta tenaga non-ASN yang sedang dalam proses diaudit oleh BPKP bersama BKN.

Baca Juga :  Pemerintah Ajak Media dan Platform Digital Perangi Disinformasi dan Deepfake

Menteri Anas menambahkan bahwa sebanyak 80 persen dari formasi 2023 ditujukan untuk pelamar dari tenaga non-ASN, sedangkan 20 persen untuk pelamar umum.

Sebelumnya, Kementerian PANRB telah menetapkan kebutuhan ASN nasional tahun 2023 sebesar 1.030.751 formasi. Meskipun begitu, terdapat beberapa instansi yang tidak mengusulkan formasi dan beberapa pemerintah daerah yang tidak mengoptimalkan usulan formasinya.

Rapat Koordinasi Pengadaan ASN 2023 dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Presiden Joko Widodo, serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. Turut hadir juga pejabat pembina kepegawaian dari seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan