Walai.id, Maros – Salah satu upaya meningkatkan pelayanan air bersih terhadap warga di Kecamatan Lau dan Bontoa, Pemerintah Kabupaten Maros saat ini tengah melakukan pembangunan rumah booster.
Pembangunannya dilakukan secara bertahap. Dimana tahun ini sudah dilakukan pembangunan reservoar dengan anggaran Rp750 juta dan akan dilanjutkan ditahun 2023 mendatang.
Hal itu diungkapkan Bupati Maros, AS Chaidir Syam,pada Minggu, 11 Desember lalu.
Chaidir mengatakan saat ini baru penampungan atau reservoar air yang rampung.
“Kalau rumah boosternya sudah selesai dibangun dan akan dilanjutkan pembangunan bangunan induk. Sehingga harapannya tahun depan akan dilanjutkan pembangunan dan penuntasannya,” jelasnya.
Tahun ini kata dia, dianggarkan sekitar Rp750 juta.
“Tahun depan anggarannya sekitar Rp2 miliar untuk penuntasan bangunan induk dilokasi tersebut,” katanya.
Dijelaskan Chaidir rumah booster ini fungsinya untuk menampung air dari bendungan Batubassi dan akan diteruskan ke masyarakat secara maksimal.
“Nanti akan mengaliri sekitar lima desa dan satu kelurahan di Kecamatan Bontoa dan Lau,” sebutnya.
Sementara itu Direktur PDAM Tirta Bantimurung, M Shalahuddin mengatakan saat ini yang sudah dibangun baru penampungan air atau reservoarnya.
“Mudah-mudahan tahun depan pembangunan jaringannya sudah rampung. Kalau sudah maka sudah bisa teraliri ke warga di Kecamatan Lau dan Bontoa,” jelasnya.
Tahun depan kata dia, selain jaringan juga pengadaan rumah dan pompa mulai dilakukan.
“Jadi tujuan utamanya untuk peningkatan pelayanan. Dimana untuk memaksimalkan pelayanan maka dibangun rumah booster,” sebutnya.