WALAI.ID, JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong peningkatan ekspor menjelang akhir 2026. Sektor manufaktur menjadi salah satu fokus pengembangan guna memperluas pasar produk Indonesia dan meningkatkan daya saing di pasar global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut usai mengikuti pertemuan tim ekonomi dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Pertemuan itu membahas perkembangan ekonomi nasional sekaligus evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo.
Menurut Airlangga, pembahasan mencakup sejumlah indikator utama, antara lain pertumbuhan ekonomi, inflasi, kondisi makro sektor perbankan, dan realisasi investasi. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah penguatan ekonomi menjelang akhir tahun.
Selain menjaga stabilitas indikator makroekonomi, pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan kinerja ekspor nasional. Upaya tersebut akan dilakukan dengan mengoptimalkan potensi produksi dalam negeri dan memperkuat kontribusi sektor produktif, termasuk industri manufaktur.
Airlangga menjelaskan, pemerintah akan mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai hambatan yang berpotensi mengganggu aktivitas ekspor. Penanganan kendala atau debottlenecking akan dilakukan melalui satuan tugas yang mendapat penugasan dari Presiden.
“Ekspor kita akan pacu dari seluruh sektor, termasuk manufaktur. Berbagai hal yang bisa mengurangi ekspor akan kita debottlenecking melalui Satgas yang sudah diberikan penugasan oleh Bapak Presiden,” ujar Airlangga.
Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperlancar aktivitas perdagangan, meningkatkan daya saing produk nasional, serta memperluas akses pasar internasional. Penguatan ekspor juga diharapkan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2026.
Turut hadir dalam keterangan pers tersebut Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, dan Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi.