News  

KLHK Raih Penghargaan Atas Implementasi Kebijakan Satu Peta SIGAP

Walai.id, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan pelaksanaan Kebijakan Satu Peta (KSP) sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta, Jumat 12/7/2024.

Hingga kini, sebanyak 25 informasi geospasial tematik dengan skala peta 1:50.000 telah terkompilasi dan terintegrasi 100%. Data tersebut dapat diakses publik secara real-time melalui situs web KLHK (KLHK.go.id).

“Sesuai arahan Kepres tersebut kita sudah berusaha berbagi data, dalam mendukung Kebijakan Satu Peta,” ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya pada Rakernas One Map Policy Summit 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta (11/7).

Untuk mendukung pelaksanaan KSP, KLHK mengambil langkah strategis dengan mengoptimalkan kebijakan dan regulasi. Menteri Siti menegaskan bahwa kebijakan dan regulasi adalah elemen penting dalam mencapai kesamaan dalam KSP.

Baca Juga :  Mendorong Kolaborasi ASEAN dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove Berkelanjutan

“KLHK terus berupaya mengikuti aturan-aturan ataupun regulasi yang ada di K/L lain dan mencoba menyesuaikan kebijakan di sektor kehutanan,” kata Menteri Siti.

Langkah strategis lainnya melibatkan penguatan kelembagaan dengan memperkuat unit-unit pemetaan di daerah, meningkatkan standar data digital baik dari segi kualitas maupun kuantitas, serta memperkuat teknologi dan infrastruktur termasuk pengembangan SDM.

“SDM untuk pemetaan merupakan faktor kunci, dan KLHK memperkuat aspek tersebut,” ungkap Menteri Siti.

KLHK juga mengoptimalkan implementasi KSP melalui Sistem Informasi Geospasial (SIGAP), yang merupakan sistem penyelenggaraan informasi geospasial tematik serta sumber data untuk informasi kehutanan.

Baca Juga :  Pemerintah Optimisme Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2024

SIGAP mengelola 98 tema informasi geospasial yang diperoleh dari berbagai sumber dan dilengkapi dengan perangkat keamanan serta kerahasiaan data. SIGAP merupakan open source yang aksesnya terbuka untuk masyarakat.

Atas pencapaian dalam pelaksanaan Kebijakan Satu Peta, KLHK menerima penghargaan dari Kemenko Bidang Perekonomian.

Selain itu, melalui SIGAP, KLHK juga menjadi pemenang Penghargaan One Map Policy for Better Governance pada kompetisi produk kebijakan dan sistem informasi terbaik dalam rangkaian One Map Competition. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menko Bidang Perekonomian.

Capaian ini menunjukkan komitmen KLHK dalam mendukung transparansi dan integrasi data geospasial, yang sangat penting dalam pengelolaan sumber daya alam dan tata kelola lingkungan di Indonesia.