News  

Kementerian Perindustrian Dukung dengan Pendidikan Vokasi

Walai.id, Jakarta – Sektor logistik yang meliputi transportasi dan pergudangan menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 8,65 persen pada triwulan I tahun 2024, Jumat 12/7/2024.

Untuk mendukung kinerja industri manufaktur dari sisi logistik, Kementerian Perindustrian proaktif menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan vokasi, salah satunya melalui Politeknik APP Jakarta yang menghasilkan SDM yang bergerak di bidang logistik.

“Penyediaan infrastruktur logistik yang memadai tentunya akan mendukung aktivitas sektor industri. Hal ini karena pergerakan barang atau komoditas dari wilayah penghasil ke konsumen dapat dilakukan secara efektif dan efisien,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya, Kamis (11/7).

Sebagai salah satu politeknik di bawah naungan Kemenperin, Politeknik APP Jakarta berperan dalam menghasilkan SDM industri yang kompeten di sektor logistik.

Baca Juga :  Menparekraf Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Sektor Ekraf

Politeknik ini menawarkan tiga program studi, yaitu D-III Manajemen Logistik Industri Elektronika, D-III Perdagangan Internasional Wilayah ASEAN dan RRT, serta D-III Manajemen Pemasaran Industri Elektronika.

“Mahasiswa politeknik tersebut dibekali berbagai materi dan kemampuan aplikatif yang sesuai dengan kebutuhan kerja saat ini, serta ditantang untuk menciptakan berbagai inovasi yang bermanfaat,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan.

Salah satu inovasi yang dibanggakan adalah pengembangan robot line follower oleh mahasiswa Politeknik APP Jakarta.

Robot line follower ini banyak digunakan dalam industri modern, terutama dalam otomatisasi pemindahan barang dan inspeksi jalur produksi. Robot ini menggunakan sensor untuk mengikuti garis, memudahkan pengaturan jalur di industri.

Baca Juga :  Program Asuransi Wajib Kendaraan Menunggu Peraturan Pemerintah

“Belum lama ini, tim robot Politeknik APP Jakarta meraih juara 1 dalam kompetisi line followers di Technocorner UGM 2024. Ini menunjukkan bahwa politeknik naungan Kemenperin memiliki prestasi yang membanggakan,” ungkap Masrokhan.

Robot line follower yang dikembangkan memiliki berbagai keunggulan, seperti program yang up-to-date, user-friendly interface untuk path planning, sensor canggih, kendali kontrol, fitur mapping, dan berbagai mode operasional. Desainnya yang ringan juga memungkinkan kecepatan optimal dan laju yang stabil di jalur yang telah disediakan.

Politeknik APP Jakarta melalui unit Teaching Factory juga telah menyelenggarakan kompetisi Robot Line Followers National Contest 2024 pada 2-3 Maret 2024, yang dihadiri oleh 28 tim dari berbagai sekolah dan universitas.

Kompetisi ini semakin menegaskan komitmen Politeknik APP Jakarta dalam menciptakan SDM berkualitas dan berinovasi di bidang logistik dan otomatisasi industri.