News  

Kemenperin Mendukung Pembangunan Sistem Manajemen Energi di Sektor Industri

Walai.id, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menggalakkan prinsip industri hijau dalam proses produksi perusahaan manufaktur di Indonesia, Jakarta, Sabtu, 2 Maret 2024.

Dengan tujuan utama mengutamakan efisiensi dan efektivitas, Kemenperin berupaya menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian lingkungan.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Andi Rizaldi, mengungkapkan bahwa industri hijau memberikan banyak manfaat, antara lain penghematan biaya operasi, sumber daya alam, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. 

Untuk mendukung pengaturan pemanfaatan sumber daya energi, pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi.

Baca Juga :  Makassar Government Center (MGC) Siap Beroperasi pada Juli

Dalam implementasi Peraturan Pemerintah tersebut, Kemenperin mendukung proyek “Boosting Energy Efficiency Practices for the Industrial Sector” (BENEFITS) dengan mitra pemerintah dan pendukungnya. 

Proyek ini bertujuan memperkuat penerapan manajemen energi di sektor industri untuk mempercepat dekarbonisasi industri dan transisi energi.

Proyek BENEFITS mencakup berbagai kegiatan, seperti pelatihan level awareness untuk industri, Training of Trainer (TOT) di sektor audit energi, serta studi pendahuluan Indeks Konsumsi Energi (IKE) di lima industri terpilih. 

Baca Juga :  Polri Himbau Masyarakat untuk Berkendara Aman dalam Arus Balik Lebaran

Kepala Pusat Industri Hijau Kemenperin, Apit Pria Nugraha, menambahkan bahwa proyek ini sejalan dengan kebijakan dekarbonisasi sektor industri dan konservasi energi nasional.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi industri, kesadaran penerapan standar industri hijau, serta mendukung penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor industri. 

Dengan demikian, kontribusi pada pencapaian net zero emission (NZE) pada tahun 2060 dapat tercapai, bahkan untuk sektor industri target NZE dapat diakselerasi terwujud pada tahun 2050.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *