News  

Bupati Maros Tinjau Produksi Garam Krosok Warga Ampekale

Walai.id, MAROS – Bupati Maros A.S. Chaidir Syam meninjau produksi garam krosok yang dikelola masyarakat di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, saat memasuki musim kemarau, pada 22/09/2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung proses pengolahan garam yang menjadi salah satu sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat petambak selama musim kemarau.

Baca Juga :  Gugatan HPL Pemkab Luwu Timur, Petani Laoli Minta Aktivitas PT IHIP Dihentikan

Di tengah kondisi cuaca yang mendukung, warga memanfaatkan lahan tambak untuk memproduksi garam melalui proses penguapan air laut secara tradisional.

Chaidir Syam mengapresiasi upaya masyarakat dalam memanfaatkan lahan tambak untuk kegiatan produktif. Pemerintah Kabupaten Maros, kata dia, akan terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan, termasuk peningkatan kualitas produksi serta tata niaga garam krosok.

Baca Juga :  Gugatan HPL Pemkab Luwu Timur, Petani Laoli Minta Aktivitas PT IHIP Dihentikan

“Musim kemarau bukanlah halangan bagi petambak kita untuk tetap produktif. Pengolahan garam krosok ini adalah bukti nyata ketahanan ekonomi kerakyatan yang patut kita dukung bersama,” ujar Chaidir Syam.

Pemkab Maros berharap pengembangan produksi garam krosok di Bontoa dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus memperluas pemasaran komoditas tersebut.