News  

GP Ansor Kelurahan Leang-Leang Resmi Terbentuk

Walai.id, Maros – Rapat anggota untuk pembentukan pengurus Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, sukses digelar untuk pertama kalinya pada Kamis malam, 27/6/2024.

Acara ini menandai momen bersejarah bagi GP Ansor di Kabupaten Maros dan menjadi awal baru dalam pengembangan kegiatan kepemudaan di tingkat desa dan kelurahan.

Muhammad Ali, Ketua Karateker Pimpinan Ranting GP Ansor Kelurahan Leang-Leang, memimpin pelaksanaan pembentukan pengurus yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. 

Baca Juga :  Kawasan Wisata Alam Bantimurung Akan Diserahkan ke Swasta, Bagaimana Dengan Tawaran Presiden?

Muh. Imran terpilih sebagai Ketua Pimpinan Ranting GP Ansor Kelurahan Leang-Leang, dengan visi untuk memajukan organisasi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Abustan, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Maros, menyampaikan kebanggaannya atas terbentuknya Pimpinan Ranting pertama di Kabupaten Maros. 

“Ini merupakan langkah awal yang sangat penting. Pembentukan pengurus Pimpinan Ranting di Kelurahan Leang-Leang bukan hanya yang pertama di Kabupaten Maros, tetapi juga mungkin yang pertama di Sulsel. Kami berharap hal ini menjadi contoh bagi Pengurus Cabang Ansor di daerah lain untuk mengikuti jejak yang sama,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Maros Hadiri Peresmian Gedung Olahraga SS Sport Center

Pembentukan ini diawali dengan pembacaan Barazanji dalam rangka masuk Gedung Yayasan Hidayatul Ihsan, dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, anggota GP Ansor, serta warga setempat yang antusias menyaksikan proses pembentukan pengurus. Keberhasilan ini mencerminkan semangat gotong royong dan komitmen kuat dari seluruh pihak yang terlibat.

Pembentukan pengurus Pimpinan Ranting GP Ansor Kelurahan Leang-Leang diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pengembangan dan pemberdayaan pemuda di daerah ini, serta memperkuat peran GP Ansor dalam memajukan nilai-nilai kepemudaan dan kebangsaan.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan